Threads (Instagram); Gelanggang Kompetisi Baru Orang Kaya Dunia !!!

Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan ungkapan berikut ini:

Orang kaya itu bebas mau ngapain saja !!

Sebuah ungkapan yang agaknya tidak terlampau berlebihan. Seperti yang dapat kita saksikan melalui peluncuran Threads; sebuah produk baru dari Meta (induk perusahaan Facebook, Instagram, WhatsApp dan Meta).

Orang kaya yang saya maksud adalah Ellon Musk dan Mark Zuckerberg !!

Persaingan dan peseteruan di antara mereka berdua yang masuk dalam jajaran orang paling kaya di permukaan planet Bumi ini nampaknya semakin sengit.

Setelah pada tanggal 21 Juni 2023 yang lalu, Instagram resmi mengumumkan tentang fitur Centang Biru atau Verified Account berbayar (baca: Centang Biru Instagram & Facebook Sudah Dimulai. Dan Ini Biayanya !!), lantas pada hari ini (Kamis, 6 Juli 2023) Instagram meluncurkan Threads.

Tampilan laman aplikasi Threads dengan browser.

Apa Itu Threads?

Sampai dengan artikel ini dibuat, saya tidak melihat sesuatu yang sedemikian spesial dari Threads, selain bahwa aplikasi Threads besutan dari Meta itu mirip sekali dengan aplikasi Twitter.

Jadi kalau ada yang bertanya aplikasi apakah Threads itu? Jawaban yang kiranya paling tepat untuk pertanyaan itu adalah Threads kembarannya Twitter 🤓😂

Kesamaan di antara Threads dan Twitter adalah:

  • Threads dan Twitter dapat digunakan secara gratis
  • Pengguna Threads hanya bisa memiliki satu nama akun dan itu harus yang sama dengan yang digunakan di Instagram
  • Keduanya sama-sama menerima konten dalam bentuk teks, foto, video dan tautan
  • Bisa terjadi interaksi antara pemilik akun dan pengikutnya (membalas komentar, menyukai, repost, quote dan meneruskan atau forward)
  • Walaupun Threads dibuat oleh Instagram, namun sama seperti Twitter, aplikasi Threads merupakan aplikasi yang berbeda dari Instagram
  • Saat ini aplikasi Threads sudah tersedia untuk sistem operasi Apple (iOS) dan Android

Sedangkan yang membedakan antara keduanya (menurut saya) diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tidak terdapat fitur Direct Message di aplikasi Threads seperti yang ada di Twitter
  • Pengguna Instagram dapat menambahkan pengikutnya ke Threads
  • Threads memilki fitur SSO (Single Sign On) sehingga buat mereka yang sudah menggunakan Instagram, tidak perlu lagi mendaftar ulang untuk dapat menggunakan Threads
  • Akun Instagram yang saat ini sudah berstatus Centang Biru, tidak perlu khawatir karena status Centang Biru-nya akan ikut terpasang atau tertera juga di Threads
  • Durasi video yang dapat diunggah ke Threads adalah 5 menit, sedangkan di Twitter (bagi pengguna tidak berbayar) durasinya adalah 2 menit dan 20 detik
  • Pengguna (tidak berbayar) di Twitter hanya dapat mengunggah teks sebanyak 280 karakter, sedangkan di Threads para pengguna diberi jatah 500 karakter

Keunggulan Threads?

Akan sangat absurd bila ada yang membandingkan keunggulan Threads dibandingkan dengan aplikasi sejenis (baca: Twitter) karena “umurnya” yang baru satu hari tersedia secara publik.

Selain beberapa perbedaan minor antara Threads dan Twitter, namun seperti yang sudah disampaikan di atas, Threads memiliki fitur SSO (Single Sign On) yang membuat penggunaan Instagram dan Threads menjadi seamless (baca: mudah) yang tidak dimiliki oleh Twitter.

Integrasi antara Threads dengan aplikasi lainnya dalam rentang produk Meta bisa jadi ditujukan sebagai salah satu penerapan cita-cita Meta yang disebut sebagai Fediverse.

Walaupun belum ada rilis resmi dari Meta, namun agaknya bagi mereka yang mengandalkan produk Meta (Facebook dan Instagram) sebagai sarana berjualan atau memasang iklan, maka akan sangat mudah untuk melakukan promosi, cukup melalui fitur Meta Business Suite untuk melakukan pemesanan dan pembayaran iklan di Facebook dan Instagram.

Jadi mungkin saja nantinya, iklan yang dipesan dan dibayar untuk tayang di Facebook dan Instagram juga akan bisa naik tayang di Threads. Sehingga cukup dengan memiliki satu akun saja (Facebook, Instagram dan Threads) maka pengguna dapat memiliki akses ke aplikasi media sosial yang menawarkan beragam fungsionalitas yang dapat mendukung seluruh kegiatan publikasi (teks, foto, video dan tautan).

Tidak hanya menawarkan kemudahan dalam hal administrasi akun, pengguna mungkin nantinya akan dapat mengelola seluruh informasi yang dibutuhkan untuk melakukan analisa terhadap kegiatan campaign (baca: iklan dan promosi) yang dilakukan di atas pelantar yang dimiliki oleh Meta.

Mari kita lihat apakah Threads akan berbuah manis untuk Meta atau bernasib sama seperti Path, Clubhouse, dll.

On my personal notes, semoga kehadiran Threads tidak lantas malah membuat reach dan engagement di Instagram yang saat ini sering dikeluhkan oleh banyak penggunanya malah menjadi semakin parah !!

Referensi:


Discover more from Yulianus Ladung

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.